Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid, sejumlah program yang menjadi janji kampanye mulai direalisasikan. Melalui Gerakan Membangun dari Desa (Gerbang Desa), pemerintah daerah berupaya menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan berbagai program prioritas yang disampaikan kepada masyarakat saat kampanye mulai diwujudkan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.
“Komitmen Bapak Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid adalah menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Dalam satu tahun ini, sejumlah program prioritas mulai berjalan,” kata Irwan.
Salah satu program yang telah direalisasikan yakni pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP. Pada 2025, sebanyak 15.440 siswa menerima bantuan seragam sekolah dengan dukungan anggaran Rp3,86 miliar. Program tersebut berlanjut pada 2026 dengan target 13.706 siswa.
Pemerintah daerah juga menjalankan program tabung gas LPG 3 kilogram gratis bagi keluarga berpenghasilan rendah. Sebanyak 20 ribu tabung LPG disalurkan pada 2025 dan ditargetkan meningkat menjadi 40 ribu penerima pada 2026.
Di sektor kesehatan, Pemkab Parigi Moutong memperkuat Universal Health Coverage (UHC) dengan tingkat kepesertaan mencapai lebih dari 100 persen penduduk. Layanan ambulans jenazah gratis, rumah singgah pasien di Makassar, serta penanganan stunting juga terus diperluas.
Pada sektor pertanian, pemerintah memperkuat dukungan bagi petani melalui penyaluran pupuk bersubsidi, bantuan benih unggul, alat mesin pertanian, hingga pembangunan jalan usaha tani dan rehabilitasi jaringan irigasi.
Selain itu, perlindungan sosial bagi masyarakat juga diperkuat melalui bantuan sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, serta bantuan usaha ekonomi produktif.
Menurut Irwan, capaian selama satu tahun tersebut menjadi fondasi awal dalam mewujudkan visi Parigi Moutong yang maju, mandiri dan berkelanjutan.
“Pembangunan membutuhkan proses. Yang terpenting adalah komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan program yang berpihak kepada masyarakat. Gerbang Desa menjadi instrumen untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.
Ia mengatakan berbagai program yang telah berjalan akan terus dievaluasi dan diperkuat agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat.
“Janji kampanye bukan hanya disampaikan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata. Itu yang terus dilakukan pemerintah daerah saat ini,” kata Irwan.
ADV-PPID








