Menu

Mode Gelap

Bisnis · 16 Nov 2025 16:33 WITA ·

Kualitas Tenaga Kerja Rendah, Parigi Moutong Dorong Pekerja Sesuai Keahlian

badge-check

Redaksi


 Peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja mengikuti praktik otomotif yang dibimbing instruktur, sementara peserta lain menjalani pelatihan keterampilan seperti menjahit dan teknologi informasi. Ilustrasi. Foto: AI-PPID Perbesar

Peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja mengikuti praktik otomotif yang dibimbing instruktur, sementara peserta lain menjalani pelatihan keterampilan seperti menjahit dan teknologi informasi. Ilustrasi. Foto: AI-PPID

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menargetkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagai salah satu strategi kunci dalam Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029. Data menunjukkan bahwa meskipun jumlah pekerja yang bekerja sesuai bidang keahliannya meningkat dari 245 menjadi 369 orang pada 2023, angka ini dinilai masih rendah dibanding kebutuhan pasar kerja dan tuntutan pertumbuhan ekonomi.

Ketidaksesuaian antara keahlian dan jenis pekerjaan menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan. Banyak lulusan pendidikan menengah dan tinggi yang bekerja di sektor yang tidak relevan dengan kompetensi mereka. Di sisi lain, ketersediaan lapangan kerja berbasis keterampilan spesifik masih terbatas, terutama di kecamatan yang jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi.

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, mengatakan peningkatan kualitas tenaga kerja tidak bisa ditunda.

“Kita harus pastikan anak-anak muda bekerja sesuai skill agar produktivitas naik,” tegasnya saat ditemui PaluPoso.id, Sabtu (15/11/2025).

Menurutnya, peningkatan kompetensi wajib dilakukan seiring masuknya era ekonomi digital dan perluasan industri kecil daerah.

Melalui PJPK, pemerintah akan memperkuat kerja sama antara sekolah kejuruan, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Pelatihan berbasis kompetensi akan diperluas, termasuk pelatihan wirausaha bagi lulusan muda. Pemerintah juga berencana memetakan kebutuhan tenaga kerja di setiap kecamatan untuk memastikan program pelatihan lebih tepat sasaran.

Selain itu, Irwan menekankan pentingnya memperluas akses informasi lapangan kerja, meningkatkan peran balai latihan kerja (BLK), dan memperkuat kolaborasi dengan UMKM lokal. Dengan langkah terstruktur, pemerintah berharap kualitas tenaga kerja Parigi Moutong meningkat signifikan lima tahun ke depan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Harga Daging dan Ayam Naik, Wagub Sulteng Sidak Pasar

17 Maret 2026 - 13:10 WITA

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah memantau harga bahan pokok di pasar tradisional Palu.

Wali Kota Palu Libatkan Polisi, TNI, dan Kejaksaan Awasi Pajak Daerah

13 Maret 2026 - 15:27 WITA

Wali Kota Palu bersama Forkopimda menandatangani nota kesepahaman penguatan pengawasan pajak daerah di Kota Palu.

Telkom Sulbagteng Dorong UMKM Palu Perkuat Penjualan Saat Ramadan

13 Maret 2026 - 13:28 WITA

Peserta pelatihan UMKM Harmoni Ramadan 2026 di Kantor Telkom Palu.

Telkom Sulbagteng Dorong UKM Palu Manfaatkan Peluang Ramadan

13 Maret 2026 - 13:13 WITA

Telkom Sulbagteng Dorong UKM Palu Manfaatkan Peluang Ramadan

Indibiz KTI dan Rumah BUMN Telkom Palu Latih UMKM Susun Business Plan

13 Maret 2026 - 12:38 WITA

Pelatihan business plan UMKM oleh Rumah BUMN Telkom Palu di Kantor Telkom Witel Sulbagteng.

Di Hadapan RT/RW, Wali Kota Palu Sebut Pembangunan Tak Lagi Fokus Infrastruktur

12 Maret 2026 - 04:11 WITA

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menegaskan strategi pembangunan daerah mulai 2026 tidak lagi hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga penguatan sektor ekonomi wilayah.
Trending di Bisnis