Menu

Mode Gelap

Bisnis · 27 Mar 2025 19:38 WITA ·

Gubernur Anwar Hafid: LKPJ 2024 Wujud Transparansi dan Akuntabilitas

badge-check

Redaksi


 Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid (kedua dari kiri), menyerahkan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024 kepada Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dalam Rapat Paripurna di Palu, Kamis 27 Maret 2025. Foto: Pemprov Sulteng Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid (kedua dari kiri), menyerahkan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024 kepada Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dalam Rapat Paripurna di Palu, Kamis 27 Maret 2025. Foto: Pemprov Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis, 27 Maret 2025, untuk menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2024.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido, turut hadir dalam agenda penting ini bersama pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala dinas dan biro di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa LKPJ Tahun 2024 merupakan instrumen penting dalam sistem pemerintahan daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada masyarakat.

“LKPJ bukan sekadar laporan administratif, tetapi juga dokumen strategis yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kebijakan publik yang telah kami jalankan,” ujarnya.

Adv

Gubernur menekankan bahwa penyusunan LKPJ harus mencakup capaian program kerja, penggunaan anggaran, serta tantangan yang dihadapi.

“Kami berkomitmen untuk menyampaikan informasi yang jelas dan terperinci agar masyarakat dapat menilai langsung manfaat dari setiap kebijakan yang telah diambil,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti tanggapan dan rekomendasi DPRD.

“Tanggapan DPRD menjadi masukan berharga bagi kami untuk menyusun kebijakan yang lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bagi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, hasil rekomendasi DPRD menjadi pedoman dalam menyelaraskan visi pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah periode 2025-2029.

“Kami ingin membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” tutupnya. **

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Di Hadapan RT/RW, Wali Kota Palu Sebut Pembangunan Tak Lagi Fokus Infrastruktur

12 Maret 2026 - 04:11 WITA

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menegaskan strategi pembangunan daerah mulai 2026 tidak lagi hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga penguatan sektor ekonomi wilayah.

Imelda Muhidin Ingatkan OPD, Program Pembangunan Jangan Hanya Jadi Wacana

12 Maret 2026 - 03:57 WITA

Wawali Palu Ingatkan OPD, Program Pembangunan Jangan Hanya Jadi Wacana

Wali Kota Palu Buka Mini Expo Kampung Dakwah KPB Sulteng

12 Maret 2026 - 03:39 WITA

Hadianto Rasyid membuka Mini Expo Kampung Dakwah yang digelar Komunitas Pemuda Berbudaya Sulawesi Tengah

Pemprov Sulteng Ajukan 6 Raperda, Fokus Pendidikan hingga PAD

10 Maret 2026 - 19:07 WITA

Pemprov Sulteng Ajukan 6 Raperda, Fokus Pendidikan hingga PAD

Bupati Parigi Moutong Usulkan 61 Dapur MBG

10 Maret 2026 - 16:21 WITA

Model bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Tengah.

Kuota 170 Desa, Baru 14 Kopdes Merah Putih Dibangun di Parigi Moutong

10 Maret 2026 - 16:04 WITA

Bupati Parigi Moutong menyebut baru 14 desa membangun Kopdes Merah Putih dari kuota 170 desa yang diberikan pemerintah pusat.
Trending di Bisnis