Menu

Mode Gelap

Bisnis · 15 Jan 2024 17:22 WITA ·

Parigi Moutong Ekspor Durian ke Thailand

badge-check

Redaksi


 Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman melepas ekspor perdana Durian Parigi Moutong ke Thailand, Senin, 15 Januari 2024. Foto: Istimewa Perbesar

Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman melepas ekspor perdana Durian Parigi Moutong ke Thailand, Senin, 15 Januari 2024. Foto: Istimewa

Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman melepas ekspor Durian Parigi Moutong (Parimo) ke Thailand, Senin, 15 Januari 2024.

Ekspor perdana ini melibatkan empat perusahaan yang tergabung dalam APDURIN, yaitu PT Herofruit Sumber Sukses, PT Silvia Amerta Jaya, PT Amerta Nadi Argo Cemerlang, dan PT Ammar Durian Indonesia.

“Kegiatan ini sesuai dengan arah kebijakan pemerintah, pertama adalah hilirisasi berbasis UMKM, kedua adanya kemitraan, dan ketiga adalah ekspor. Ketiga sasaran itu hari ini dapat diwujudkan berkat kerja sama yang baik,” ujar Hanung di Parigi Moutong.

Pasar global untuk durian diperkirakan mengalami pertumbuhan signifikan, dan Parigi Moutong, dengan 3.833 hektare perkebunan durian yang tersebar di hampir seluruh kecamatan, memiliki potensi besar untuk memenuhi permintaan tersebut.

“Durian adalah ide yang bagus karena permintaan durian cukup tinggi, dan secara agronomi Kabupaten Parigi Moutong menjadi tempat paling ideal untuk pertumbuhan durian,” tambah Hanung.

Bupati Parigi Moutong yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mohammad Yasir menyambut baik ekspor perdana ini sebagai langkah maju dalam meningkatkan kualitas produksi durian di daerahnya.

Yasir mengungkapkan bahwa Parigi Moutong memiliki potensi besar di sektor pertanian, terutama dengan varietas durian lokal dan unggulan nasional yang memiliki daya saing di pasar nusantara maupun internasional.

Dewan Pembina Apdurin, Aditya Pradewo, menekankan kualitas durian Parimo yang setara, bahkan lebih baik, dari Malaysia dan Thailand.

“Banyak produk durian yang dikirim ke Thailand tapi dicap produk Thailand. Ini tantangan bagaimana produk kita memenuhi standar agar bisa langsung ekspor ke China,” kata Aditya. *(Tim)

Follow Berita PaluPoso di Google News

Artikel ini telah dibaca 322 kali

Baca Lainnya

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.

Dari Sichuan ke Walatana, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pertanian Sulteng Naik Kelas

19 Agustus 2026 - 08:13 WITA

Mesin panen memanen padi di Desa Walatana, Sigi, Sulawesi Tengah.

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp 1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Gubernur Anwar Hafid menyapa warga dalam acara malam perayaan HUT ke-81 RI di Parigi Moutong.

HUT ke-81 RI, Wali Kota Palu Tekankan Persatuan Hadapi Tantangan Global

17 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Sulteng Kini Punya Jalur Udara Internasional Langsung ke Guangzhou

7 Agustus 2026 - 10:47 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima miniatur pesawat dari Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia pada peresmian penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.
Trending di Bisnis