Menu

Mode Gelap

News · 28 Sep 2023 20:48 WITA ·

5 Tahun Tsunami Palu, Ini Harapan Hadianto Rasyid

badge-check

Redaksi


 Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, melakukan ziarah dan tabur bunga di lokasi bekas tsunami Palu. Foto: Istimewa Perbesar

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, melakukan ziarah dan tabur bunga di lokasi bekas tsunami Palu. Foto: Istimewa

Adv

5 tahun lalu, tepatnya 28 September 2018, merupakan sejarah yang tak pernah dilupakan warga Kota Palu. Saat itu, gempa bumi dahsyat mengguncang kota ini. Sekitar 4.340 orang tewas dan ribuan lainnya kehilangan rumah dan mata pencaharian mereka pada saat likuefaksi dan tsunami melanda.

Namun, meskipun mengenang tragedi tersebut, Kota Palu telah menunjukkan semangat perubahan yang luar biasa.

Dalam mengenang peristiwa tragis tersebut, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, bersama dengan seluruh jajaran Pemerintah Kota Palu, melakukan ziarah dan penaburan bunga di lokasi-lokasi yang paling terdampak oleh bencana alam tersebut.

Pada Kamis pagi, 28 September 2023, Wali Kota Palu, memulai kegiatan Salat Subuh berjemaah serta zikir di halaman kantor Wali Kota Palu, Jalan Balaikota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Setelah itu, Wali Kota Palu beserta jajaran Pemerintah Kota Palu melakukan kunjungan ke beberapa lokasi bersejarah, termasuk Pantai Talise yang merupakan titik paling terdampak oleh tsunami, serta daerah Balaroa dan Petobo yang mengalami likuefaksi. Mereka juga mengunjungi pemakaman massal korban bencana alam di Kelurahan Poboya.

Tindakan ini bukan hanya sebagai penghormatan kepada para korban, tetapi juga sebagai langkah maju menuju masa depan yang lebih baik. Kota Palu telah berkomitmen untuk membangun kembali, meningkatkan mitigasi bencana, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Wali Kota Hadianto menyampaikan keyakinannya bahwa korban-korban bencana tersebut meninggal dalam keadaan Syahid, dan berharap mereka akan mendapatkan tempat yang mulia di Surga. Selain sebagai penghormatan kepada korban, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengingatkan warga akan potensi bencana alam di Kota Palu.

“Perjalanan ini mengingatkan kita untuk selalu waspada dan siaga, serta menyiapkan diri sebaik-baiknya,” ungkap Hadianto, mengenang 5 tahun tsunami Palu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Palu juga mengungkapkan bahwa proses pemulihan pascabencana alam gempa, likuefaksi, dan tsunami di Kota Palu telah berjalan dengan baik. Pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR, bertanggung jawab atas rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Pasigala, khususnya Kota Palu, dengan target penyelesaian seluruh pekerjaan pada Maret 2024.

“Semoga semua terlaksana dengan baik, dan pekerjaan itu bisa tuntas di tahun 2024,” ujarnya dengan harapan.

Artikel ini telah dibaca 139 kali

Baca Lainnya

Pemprov Sulteng Kerahkan Alat Berat dan Bangun Posko Banjir Donggala

12 Januari 2026 - 15:54 WITA

Petugas mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di Donggala, Sulawesi Tengah.

Kapolda Sulteng Pastikan Keamanan Gereja Jelang Natal

24 Desember 2025 - 22:47 WITA

Kapolda Sulteng Endi Sutendi saat patroli pengamanan gereja Natal 2025 di Palu.

Erwin Burase Pimpin Golkar Parigi Moutong

19 Desember 2025 - 21:17 WITA

Trinusa Group Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara

7 Desember 2025 - 13:51 WITA

Perwakilan Trinusa Group bersama BNPB saat penyaluran bantuan bencana alam Sumatera di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta

Jurnalis Sulteng Gelar Aksi Bela Tempo di Palu

16 November 2025 - 17:49 WITA

Para jurnalis Sulteng memegang poster bertuliskan kritik terhadap ancaman kebebasan pers saat mengikuti aksi mimbar bebas di Kota Palu.

Bupati Erwin Burase Tegaskan Sikap Tolak Tambang Ilegal di Parigi Moutong

13 November 2025 - 10:27 WITA

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase memegang padi di persawahan sebagai ajakan menjaga ketahanan pangan dan menolak tambang ilegal Parigi Moutong
Trending di News