Menu

Mode Gelap

Bisnis · 23 Jun 2026 02:19 WITA ·

839 Kartu Pelaku Usaha Perikanan Diterbitkan di Parigi Moutong

badge-check

Redaksi


 Ilustrasi nelayan memperbaiki pukat di kawasan pesisir. Foto: PPID/AI Perbesar

Ilustrasi nelayan memperbaiki pukat di kawasan pesisir. Foto: PPID/AI

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui peningkatan legalitas pelaku usaha. Sepanjang 2025, sebanyak 839 Kartu Pelaku Usaha Perikanan (KUSUKA) berhasil diterbitkan dan diperbarui bagi nelayan dan pembudidaya ikan di daerah tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan legalitas usaha menjadi bagian penting dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Pak Bupati Erwin Burase bersama Wakil Bupati Abdul Sahid terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui Gerbang Desa. Kartu pelaku usaha perikanan menjadi pintu masuk bagi nelayan untuk mendapatkan berbagai program pemberdayaan dari pemerintah,” kata Irwan.

Menurut dia, keberadaan Kartu KUSUKA memberikan kemudahan bagi nelayan dalam mengakses bantuan sarana produksi, perlindungan usaha hingga berbagai program pengembangan sektor perikanan.

Pada 2026, pemerintah daerah menargetkan penerbitan 1.000 kartu nelayan untuk memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat pesisir.

Irwan mengatakan penguatan administrasi usaha perikanan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Melalui legalitas usaha yang semakin baik, diharapkan masyarakat pesisir memiliki kesempatan lebih besar dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya.

Ia berharap berbagai program penguatan sektor perikanan dapat meningkatkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

“Pembangunan dari desa juga menyentuh wilayah pesisir. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat nelayan,” kata Irwan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis