Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat sektor peternakan melalui program inseminasi buatan (IB) untuk meningkatkan kualitas dan populasi ternak sapi milik masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Peternakan menjadi salah satu sektor yang terus diperkuat melalui Gerbang Desa. Program inseminasi buatan diharapkan mampu meningkatkan mutu genetik ternak dan menambah populasi sapi milik masyarakat,” kata Irwan.
Sepanjang 2025, sebanyak 2.374 ekor sapi milik 2.374 peternak mendapatkan layanan inseminasi buatan dengan dukungan anggaran Rp196 juta.
Menurut Irwan, peningkatan populasi ternak memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat yang sebagian besar masih menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan peternakan.
Selain program inseminasi buatan, pemerintah daerah juga terus memperkuat layanan kesehatan hewan, vaksinasi serta peningkatan kapasitas peternak melalui berbagai program pembinaan.
“Gerbang Desa menempatkan peternakan sebagai salah satu sektor yang perlu diperkuat agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” ujarnya.
Pada 2026, program inseminasi buatan kembali dilanjutkan dengan target 540 ekor ternak di berbagai wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
Irwan berharap pengembangan sektor peternakan mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
ADV-PPID








