Menu

Mode Gelap

Bisnis · 9 Jun 2022 17:06 WITA ·

DKP Sulteng Berdayakan Pelaku Usaha Kecil Melalui Pasar UMKM Maroso

badge-check

Redaksi


 Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba mengunjungi stand UMKM untuk melihat hasil olahan produk UMKM yang dipasarkan di Pasar UMKM Maroso, Kamis (9/6/2022), di halaman Kantor DKP Sulteng. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba mengunjungi stand UMKM untuk melihat hasil olahan produk UMKM yang dipasarkan di Pasar UMKM Maroso, Kamis (9/6/2022), di halaman Kantor DKP Sulteng. Foto: Istimewa

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Pasar UMKM Maroso, Kamis, 9 Juni 2022, yang dipusatkan di halaman Kantor DKP Sulteng, Jalan Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Kegiatan yang melibatkan belasan pelaku usaha mikro dan kecil tersebut dibuka oleh Kepala DKP Sulteng, Arif Latjuba.

“Pasar UMKM Maroso ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Dinas Kelautan dan Perikanan terhadap eksistensi serta tumbuh kembangnya UMKM bidang perikanan Sulteng,” kata Arif Latjuba saat memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan Pasar UMKM Maroso.

Pasar UMKM Maroso kata Arif Latjuba, merupakan bentuk pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah khususnya UMKM sektor perikanan, di mana dalam 2 tahun terakhir terimbas bencana gempa, likuefaksi dan pandemi COVID-19 yang menghancurkan sendi perekonomian daerah.

Makanya, kegiatan Pasar UMKM Maroso ini sebagai wadah untuk membangkitkan semangat dan motivasi kepada pelaku usaha untuk kembali tumbuh dan berkembang seperti sedia kala, guna mewujudkan struktur perekonomian yang seimbang, berkembang dan berkeadilan.

Hal ini sejalan dengan sasaran strategis dan indikator kerja utama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng untuk jangka waktu 2021-2026, yaitu meningkatnya kesejahteraan pelaku usaha kelautan dan perikanan. Dan, salah satu hal utama yang dilakukan adalah pengembangan agribisnis dalam peningkatan kualitas produk perikanan dan ragam produk olahan perikanan.

Dalam pembangunan sektor perikanan kedepan lanjutnya, tentunya kegiatan seperti ini bernilai strategis dan penting guna terbangunnya komunikasi antar pemangku kebijakan, pelaku usaha dan para akademisi sekaligus sebagai wahana efektif untuk sosialisasi kebijakan dan program terkait pengembangan produk perikanan berdaya saing.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat bermanfaat bagi kita untuk saling tukar informasi menyamakan persepsi, menyatukan langkah dan mensinergikan kegiatan dalam upaya mewujudkan masyarakat perikanan yang maju,” ujarnya.

Untuk itu Arif Latjuba mengajak peran aktif semua pihak untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan secara sinergi dan berkelanjutan.

Sebab, salah satu yang menjadi program prioritas Provinsi Sulteng dalam rangka mewujudkan Sulteng lebih sejahtera dan Sulteng lebih maju, yaitu peningkatan produksi perikanan melalui sinergitas pembangunan.

“Sejalan dengan itu, saya mengimbau kepada kita semua untuk lebih menggali dan memanfaatkan secara optimal potensi perikanan yang ada untuk menghasilkan produk yang lebih variatif dan berdaya saing,” katanya.

Oleh karena itu, melalui pasar UMKM, di mana bertemunya para pelaku usaha, akan sangat bermanfaat dalam upaya mentransfer teknologi terkini guna mengembangkan kegiatan usaha perikanan yang bernilai ekonomis.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Hadianto Rasyid Raih Penghargaan Kepala Daerah Terbaik di Ajang Baznas Award 2024

29 Februari 2024 - 23:19 WITA

Pemkot Palu: Pajak 10 Persen untuk Kepentingan Rakyat

21 Februari 2024 - 23:06 WITA

pajak daerah

Pemkot Palu Target PAD 2024 sebesar Rp 1,6 Triliun

20 Februari 2024 - 22:40 WITA

Harga Bahan Pokok di Palu: Dari Beras hingga Cabai Rawit Melonjak Tinggi

20 Februari 2024 - 21:16 WITA

Zulkifli Ajak Bersama Dukung Keamanan Pangan di Palu

19 Februari 2024 - 11:32 WITA

Koordinasi Virtual TPID Kota Palu: Antisipasi Inflasi Menuju Ramadhan

19 Februari 2024 - 11:04 WITA

Trending di Bisnis